Minggu, 20 Juli 2008

Pelatihan Penanggulangan Kerawanan Pangan

Media Massa tidak henti-hentinya menyuarakan tentang semakin meningkatnya harga minyak dunia, Kenyataan ini sungguh memiriskan hati, Ditengah jerit masyarakat miskin yang merasa hak asasinya untuk hidup dirampas akibat ketidakberdayaan untuk membeli sekedar pengganjal perut karena harga-harga di pasaran yang semakin meningkat.
Pemerintah sebagai subjec/ aktor penentu, tidak mampu berbuat apa-apa untuk mengendalikan kenaikan harga sandang pangan, Banyak kalangan meramalkan apabila kondisi ini terus berlanjut akan berakibat semakin tingginya angka kemiskinan dan imbasnya akan terjadi epidemi kerawanan pangan.
Dinas kesehatan kab.Barru dalam hal ini seksi perbaikan gizi masyarakat mencoba untuk menawarkan suatu bentuk upaya kuratif yaitu dengan memberikan pembelajaran kepada petugas bagaimana melakukan deteksi dini kerawanan pangan, bagaimana menangulangi apabila kerawanan pangan terjadi melalui pemberdayaan masyarakat di daerah rawan pangan. Acara pelatihan berlangsung sukses dengan melibatkan pembicara dari Pakar Antropometri Universitas Hasanuddin yaitu DR.Saifuddin Sirajuddin MS. Peserta pelatihan terdiri dari 4 Lintas Program dari Jajaran Dinas Kesehatan Kab. Barru yaitu Pelaksana Gizi Puskesmas, Pelaksana Surveilance, Bidan dan Petugas Promosi Kesehatan. Pelatihan berlangsung pada tanggal 15 Juli 2008. Bravo Nutritionis................................

Tidak ada komentar: